Showing posts with label PENDIDIKAN GAGAL. Show all posts
Showing posts with label PENDIDIKAN GAGAL. Show all posts

Saturday, May 11, 2013

PELUH


-Muhammad Saufi Ginting-

Tak ada salahnya, bila peluh berucucuran menyisakan basah
Sebab di sana ada usaha yang tercipta
Menyusun rindu menghapus resah
Melalui remah-remah kebajikan yang sederhana
Menjanjikan syurga

Apa lantas ketika peluh mengalir kau anggap dusta?
Sekedar mengigatkan masih banyak hati yang menjunjung takwa
Jangan meghardik tak tentu rimba
Sebab cinta beragam wujudnya

Janganlah begitu!
Masih banyak usaha yang teriring doa
Tak mengeluh pada dunia
Sebab meyakini Tuhan masih dengan segala maha

Apakah peluh mesti meninggalkan luka-luka yang menganga?
Janganlah begitu!
Sebab iman tak seorang saja pemiliknya
Hanya tak hendak terendus media
Maka jangan samakan kadar ketakwaannya
Bukan pula sebagian itu sama dengan sebagian yang lainnya
Dan bukan pula yang dipelintir itu sama dengan yang lurus adanya
Marilah sedikit berbijak sangka
Sebab peluh-peluh itu tak mesti sama hasilnya

Rumah Azka-Kisaran, 6 September 2012

Monday, July 18, 2011

PENDIDIKAN DI INDONESIA GAGAL?????????

Apakah pendidikan kita sudah sukses? Pertanyaan  ini dilontarkan oleh dosen pholosofi of language Dr. Didik Santosa, M. Pd. pada perkuliahan program pascsarjana UNIMED, dan Hampir seluruh mahasiswa yang hadir secara kompak menjawab, TIDAK. Kemudian masing-masig kami yang hadir menjelaskan pemikiran-pemikiran dan pengalaman yang terjadi kenapa kami menjawab tidak. Penyebabya guru, kata salah seorang mahasiswa. Apa yang salah dengan guru? Lanjut Dr. Didik. Argumen – argument yang dimunculkan pun beraagam. Guru hanya memiliki 2 dari 4 kompetensi dalam mengajar, sementara rekan yang lain menjawab yang salah pemerintah, setiap berganti menteri, kurikulum juga berganti, belum lagi guru harus dituntun menyiapkan RPP, silabus, prota, promes, sehingga kadang menjadi lupa tugas mengajar, sebab sibuk menyelesaikan pelengkapan mengajar, yang lain menjawab, karena gaji guru sedikit, apalagi yang disekolah swasta.
Semua diijnkan mengutarakan isi hatinya tentang pertnyaan ini, mungkin jika dipandang dari sudut pemerintah, ya pastinya pendidikan kita sudah melangkah sukses. Sebab dari Periode kedua program SBY, pendidikan menjadi prioritas utama, pariwisata, dsb, tapi apakah pendidikan maju, sesungguhnya hanya diletakkan pada prioritas utama tanpa ada pergerakan yang baik untuk mensukseskan. woaw...masing2 memberi koment. saya...hanya manggut2 saja dulu aghhhh...heheheheh