Tuesday, January 1, 2013

Apa yang tidak mungkin di dunia ini?


Apa yang tidak mungkin di dunia ini?

Kun fayakun, jadilah, maka jadilah. Semudah itulah Allah menjentikkan jari-Nya untuk menentukan takdir manusia. Tapi, Allah ga akan kasih begitu aza. Semua ada usaha.  Tidak akan berubah nasib suatu kaum, jikalau kaum itu sendiri yang tidak mengubahnya.
Ingin jadi penulis, gampang. Begitulah yang kukatakan pada seorang teman yang kukenal melalui kelas menulis online CENDOL berkeluh kesah sebab tidak mampu kuliah, tapi ia punya segudang prestasi yang luar biasa. Tinggal meyakinkan diri seyakin-yakinnya, berdoa, dan berusaha dengan sungguh-sungguh, jadi. Buktinya, dirimu sudah membuktikan itu. Banyak karyamu yang dimuat oleh media lokal dan nasional.  
Kuliah? Hmmm….
Setelah tamat SMA, saya termasuk orang yang ditentang untuk kuliah. Sebab orang tua dan abang, khawatir tidak akan ada dana untuk membiayai kuliah saya. Tapi dengan keyakinan teguh, usaha, dan terus berdoa, saya mendaftar kuliah di Universitas Asahan. Dengan dana untuk membeli formulir berasal dari hasil keringat yang entah dari mana asalnya, tetapi HALAL. Setahap demi setahap, sejejak demi sejejak, semester demi semester, terus saya yakinkan diri bahwa saya harus bisa kuliah. Entah apapun itu kelak jadinya saya setelah kuliah, yang penting KULIAH. Itu saja.
Tapi ternyata semua dipermudahkan oleh Allah. Setiap kali harus membayar cicilan uang kuliah, ada jalan yang tak disangka-sangka datang pada saat yang tepat. Bahkan, orang tua saya tak pernah tahu saya kuliah semester berapa, karena tak pernah saya meminta sepeser pun untuk membiayai kuliah S1 saya. Hingga selesai. Saat ini malah saya sedang melanjutkan S2 di Unimed. Tentunya dengan biaya sendiri juga. Bahkan, saya sudah menikah ketika awal semester 8 saat saya masih kuliah di UNA. Lebih luar biasanya, istri saya telah menyelesaikan S1 di IAIN Medan. Wanita S1 kok mau menikah dengan orang yang belum punya gelar? Begitulah cibiran mereka. Saya terus membuktikannya. Seiring waktu.
Jadi, apa yang tak mungkin di dunia ini, kataku?
Kejarlah duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya, dan berusahalah untuk akhiratmu seakan engkau akan mati besok (Imam Ali RA)
Bekerja keras seakan-akan kita tak kan pernah mati, bekerja dan bekerjalah, berusaha dan berusahalah terus, syukurilah ni’mat yg diberi Allah dan “jangan Persekutukan Allah”,
InsyaAllah, tak ada yang tak mungkin bagi Allah.
Semoga menjadi catatan yang baik untukmu dan untukku!


Salam, Rumah Azka-02 Januari 2013
MSG.

2 comments:

Ahadiyoso said...

Saya harus bilang WOW nih Pak... hehehe

Saufi G (LITERASI ASAHAN) said...

Jangan WOW lah pak, ALAMAK aza! hehehe